Trawas, NU Online — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Trawas hari ini, Jum'at (17/12) menggelar musyawarah kerja (Musyker) pertama setelah dilakukan prosesi pelantikan pada beberapa waktu yang lalu. Berbeda dengan musyker kepengurusan tahun lalu yang bertempat di Hotel Batu, Malang, musyker kali ini bertempat di Lembaga Pendidikan Non Formal, Madrasah Diniyah Roudlotul Jannah Ketapanrame. Ditempatkannya acara musyker disini karena sesuai dengan pesan Kyai Adzim Alwi, jika mengadakan musyker hendaknya ditempatkan pada Pondok Pesantren. Nampak hadir dalam acara ini KH. Abd. Adzim Alwi (Ketua PCNU Kab. Mojokerto), Pengurus MWCNU Trawas dari jajaran Mustasyar, Syuriah, dan Tanfidziah, Pengurus Lembaga dan Banom se-Kecamatan Trawas, serta Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Trawas. KH. Nur Hasan, M.Pd.I, selaku Tanfidziah MWCNU Trawas menghimbau agar program kerja yang dirancang sesuai dengan amanat konferensi, serta sejalan dengan program PCNU. "Pr...
KH. AHYAT HALIMY PENDIRI LASKAR HIZBULLAH YANG DIMILIKI KOTA MOJOKERTO KH Ahyat Halimy atau Abah Yat merupakan ulama kharismatik pendiri Laskar Hizbullah yang dimiliki Kota Mojokerto. Beliau berjasa besar dalam perjuangan melawan tentara sekutu yang akan kembali menjajah untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Kiai kharismatik asli Kota Mojokerto ini lahir tahun 1918 dari pasangan Hj Marfu’ah dan H Abdul Halim. Dia menjadi yatim sejak di dalam kandungan. Sang ib u merupakan pengusaha batik yang sukses pada masanya. Ahyat kecil menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) Miji. Setelah lulus yang sekarang menjadi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Miji 1, Ahyat kecil melanjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Kabupaten Jombang. Beliau sempat diajar langsung oleh tokoh pendiri NU yang juga pendiri Pesantren Tebuireng, KH Hasyim Asy’ari dan putranya KH Wahid Hasyim. Tak hanya menjadi santri, Abah Yat juga menjadi teman diskusi ayah Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wah...